Manajemen Solo FC membuat deadline sendiri dalam memburu pemain baru. Awal Agustus nanti menjadi batas waktu bagi manajemen skuad Ksatria XI guna mendapatkan kejelasan tentang proses perekrutan delapan pemain yang direkomendasikan pelatih Branko Babic.
”Jika sampai 1 Agustus ada pemain yang belum jelas progres perekrutannya, maka kami akan minta Branko menyodorkan pemain lain sebagai alternatif,” kata Direktur Operasional Solo FC Abraham Emildo Wailan Turangan, Minggu (17/7).
Lajang yang akrab disapa Bram tersebut menjelaskan, batasan waktu itu dibuat sebagai antisipasi seandainya ada pemain di antara delapan bidikan utama, yang gagal direkrut. Apalagi Branko telah menetapkan 6 Agustus sebagai latihan resmi perdana bagi seluruh awak Solo FC. Artinya, para pemain buruan manajemen sudah harus bergabung dengan 18 pemain lama, guna disiapkan menghadapi musim kompetisi mendatang.
”Kami yakin, Branko sudah menyiapkan nama-nama pemain alternatif bidikan. CEO Solo FC (Kesit B Handoyo-Red) juga punya daftar pemain dengan kualitas tak jauh berbeda dibanding delapan pemain incaran yang kini jadi prioritas,” tutur Bram.
Kecuali gelandang Timnas Ahmad Bustomi, dia belum bersedia menyebut tujuh nama lain dalam daftar buruan utamanya. Bram hanya menandaskan, proses pendekatan terhadap target-targetnya terus diintensifkan.
Di sisi lain, Solo FC bersiap melepas defender Sergey Y Litvinov yang diminati Tangerang Wolves, Bandung Raya dan Manado United. Proses pelepasan pemain asal Rusia tersebut sudah mencapai lebih dari 75 persen. (D11-81)


Posted in:
0 comments:
Post a Comment